Panduan Lengkap Lagu Cangget Agung: Lirik, Makna & Simbolisme Kebesaran Adat Lampung

Video Lirik

Informasi Lagu

Pencipta: Syaiful Anwar
Asal Daerah: Lampung
Kategori: Lagu Daerah
Tempo: 4/4
Birama: Moderato
Iklan
Lagu Daerah Indonesia
422K subscribers
Subscribe

Pelajari lirik lengkap, terjemahan, chord dasar, dan makna di balik lagu Cangget Agung ciptaan Syaiful Anwar yang sarat akan nilai adat budaya Lampung.

Panduan Lengkap Lagu Daerah Lampung: Cangget Agung

Memasuki tahun 2026 yang bergerak serba digital, mempertahankan identitas keluhuran adat sering kali menjadi tantangan besar bagi generasi muda. Namun, jika Anda menjejakkan kaki di Bumi Ruwa Jurai (Provinsi Lampung) dan mendengar alunan kulintang bertalu-talu mengiringi lagu Cangget Agung, Anda akan menyadari bahwa akar budaya itu masih tertancap sangat kuat. Lagu ini bukan sekadar senandung pelipur lara, melainkan sebuah undangan megah untuk merayakan identitas, kehormatan, dan kebersamaan masyarakat adat Lampung. Membedah mahakarya ini bagaikan membuka gerbang emas menuju pesta adat paling sakral di ujung selatan Pulau Sumatera.

Mari dukung terus dokumentasi budaya kita dengan Subscribe: Lagu Daerah Indonesia

Sejarah & Makna Filosofis: Potret Agung Tradisi Begawi

Banyak yang mengira bahwa Cangget Agung hanyalah nama sebuah tarian kuno. Tarian Cangget memang merupakan salah satu tari adat tertua peninggalan masa pra-Islam di Lampung yang sakral. Namun, lagu daerah berjudul Cangget Agung yang populer saat ini adalah sebuah karya modern yang diciptakan oleh seniman kebanggaan Lampung, Syaiful Anwar (beliau juga pencipta lagu Sang Bumi Ruwa Jurai).

Pelurusan Fakta & Latar Belakang Budaya

Berdasarkan jurnal kajian antropolinguistik dan arsip repository kebudayaan Universitas Lampung (Unila), lagu ciptaan Syaiful Anwar ini diciptakan khusus untuk merekam kemegahan tradisi Begawi Cakak Pepadun.

Bagi masyarakat adat Lampung Pepadun, Cakak Pepadun adalah upacara puncak yang sangat sakral untuk pemberian atau kenaikan gelar adat (takhta pepadun). Pada malam sebelum upacara tersebut, digelar pertunjukan Tari Cangget Agung di dalam Sesat (balai pertemuan adat). Acara ini adalah momen Muli Meghanai (bujang dan gadis) dari keluarga bangsawan adat untuk berkumpul, menari, dan saling menjajaki jodoh secara terhormat.

Lagu ini menggunakan Bahasa Lampung Dialek O (sering disebut dialek Abung/Pepadun), bukan Dialek A (Api/Peminggir). Hal ini terlihat dari lirik “Lapah gham jamo-jamo” (mari kita bersama-sama). Jika menggunakan Dialek A, bunyinya akan menjadi “jama-jama”. Secara filosofis, lirik lagu ini adalah bentuk pelestarian warisan leluhur. Lagu ini menyerukan kebanggaan atas tatanan sosial yang tertib, di mana pemimpin (sebatin) dan rakyat bahu-membahu melestarikan adat.

Lirik Lagu Lengkap & Terjemahan (Bahasa Lampung – Indonesia)

Lirik lagu ini merangkum seluruh prosesi megah dalam upacara Begawi. Berikut adalah lirik aslinya beserta terjemahan literalnya:

Sesat agung sai wawai
(Balai adat/rumah adat yang sangat bagus)
Talo butabuh tari cangget
(Alat musik kulintang berbunyi ditabuh mengiringi tari cangget)
Gawei adat tano tigeh
(Pesta adat dari dulu hingga sekarang)
Cakak pepadun
(Upacara naik pepadun/pemberian gelar)
Adat budayo Lampung
(Itulah adat budaya Lampung)

Nayah temmen ragem wawaino
(Sangat banyak macam kebaikannya)
Jepano, gerudono
(Tandu/kereta dan bentuk garudanya)
Rato sebatin
(Sederajat/rata sebatin)

(Refrain)
Cangget agung, Cangget agung
(Tari Cangget yang agung, Tari Cangget yang agung)
Mulei batangan
(Ditarikan oleh gadis tuan rumah/penari utama)
Dilem kutomaro, Dilem kutomaro
(Di dalam kereta singgasana emas)
Mejjeng busanding
(Duduk bersanding)

Gawei adat Lampung, Gawei adat Lampung
(Upacara adat Lampung, upacara adat Lampung)
Jak zaman tuho
(Sudah ada dari zaman dahulu)
Lapah gham jamo-jamo
(Mari kita melangkah bersama-sama)
Ngelestareiken adat Lampung
(Untuk melestarikan adat Lampung)

Panduan Musik & Chord Dasar (Musicianship)

Lagu ini dibawakan dengan penuh wibawa dan keanggunan dalam birama 4/4 bertempo Moderato. Melodinya sangat lekat dengan tangga nada pelog/slendro yang dimainkan pada instrumen kulintang dan talo balak (gong besar).

Bagi Anda yang ingin mengiringi lagu ini dengan gitar akustik, progresi akor mayornya sangat kental dan memberi kesan megah. Berikut Chord Dasar (dengan nada dasar C = Do):

[Bait 1]
C
Sesat agung sai wawai
G C
Talo butabuh tari cangget
C
Gawei adat tano tigeh
G
Cakak pepadun
G C
Adat budayo Lampung

[Bait 2]
C
Nayah temmen ragem wawaino
G C
Jepano, gerudono, Rato sebatin

[Chorus]
F C
Cangget agung, Cangget agung
G C
Mulei batangan
F C
Dilem kutomaro, Dilem kutomaro
G C
Mejjeng busanding

[Outro]
C
Gawei adat Lampung, Gawei adat Lampung
G C
Jak zaman tuho
C F
Lapah gham jamo-jamo
G C
Ngelestareiken adat Lampung

Pertanyaan Populer (FAQ)

1. Apa perbedaan Tari Cangget dan Lagu Cangget Agung?

Tari Cangget adalah tarian sakral warisan leluhur masyarakat adat Lampung Pepadun yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Sedangkan Cangget Agung adalah judul lagu ciptaan seniman Syaiful Anwar pada era modern yang liriknya menceritakan tentang keindahan tarian dan upacara adat tersebut.

2. Apa yang dimaksud dengan “Kutomaro” dalam lirik lagu ini?

Kutomaro adalah kereta atau singgasana kencana berbentuk burung garuda yang digunakan untuk mengarak atau mendudukkan kedua mempelai (atau tokoh adat yang akan menerima gelar) dalam upacara Begawi Cakak Pepadun.

3. Lagu ini menggunakan bahasa Lampung dialek apa?

Lagu ini menggunakan Bahasa Lampung Dialek O (Nyow), yang mayoritas dituturkan oleh masyarakat adat Lampung Pepadun (seperti di daerah Lampung Utara, Lampung Tengah, dan Tulang Bawang).

Penutup & Rekomendasi

Cangget Agung bukan sekadar barisan lirik yang dinyanyikan; ia adalah prasasti musikal yang merangkum tingginya peradaban, kehormatan, dan tata krama suku Lampung. Melalui karya Syaiful Anwar ini, pesan leluhur agar generasi muda mau melangkah bersama (lapah gham jamo-jamo) merawat warisan budaya tidak akan pernah lekang oleh waktu. Putarlah lagu ini, dan biarkan keagungannya merasuk ke dalam jiwa Anda.

Jangan biarkan budaya kita hilang. Dukung dokumentasi ini dengan Subscribe: Lagu Daerah Indonesia

Baca Juga Lagu Daerah Lampung Lainnya:

  • Sang Bumi Ruwa Jurai (Syaiful Anwar)
  • Penyandangan (NN / Tradisional)
  • Tanoh Lado (Fath Syahbudin)

Referensi:

  • Jurnal Ilmu Budaya & Sastra (2022). “Filosofi Cangget Agung dalam Tradisi Masyarakat Lampung”. Universitas Mulawarman (Semantic Scholar).
  • Universitas Lampung (Unila) Repository. “Makna Simbolis Tari Cangget Agung dalam Upacara Begawi pada Masyarakat Adat Lampung Pepadun”.
  • Arsip Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemdikbudristek RI. Profil Seniman Syaiful Anwar.
Dikunjungi 59 kali, 1 kunjungan hari ini.
Link berhasil disalin! ✅
Lagu Daerah Indonesia
422K subscribers
Subscribe
Iklan
Diposting oleh: Redaksi LDI

Kontributor LaguDaerah.com. Mari lestarikan budaya bangsa.

Tinggalkan Balasan